PROTOTYPING PADA INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER
Prototyping merupakan proses dalam tahapan desain yang membutuhkan proses interaktif dan
berulang. Prototyping membuat pengembangan sistem berjalan lebih cepat dan mudah, lebih fokus pada keinginan end user yang sulit terdefinisi. Prototipe ini paling cocok untuk user yg awam IT.
JENIS PROTOTYPING
Feasibility prototyping, untuk menguji kelayakan dari teknologi yang akan digunakan untuk system
Requirement prototyping, untuk mengetahui kebutuhan aktivitas bisnis user.
Desain Prototyping, untuk mendorong perancangan system.
Implementation prototyping, lanjutan dari rancangan protipe, dimana jenis ini langsung disusun sebagai suatu system
berulang. Prototyping membuat pengembangan sistem berjalan lebih cepat dan mudah, lebih fokus pada keinginan end user yang sulit terdefinisi. Prototipe ini paling cocok untuk user yg awam IT.
JENIS PROTOTYPING
Feasibility prototyping, untuk menguji kelayakan dari teknologi yang akan digunakan untuk system
Requirement prototyping, untuk mengetahui kebutuhan aktivitas bisnis user.
Desain Prototyping, untuk mendorong perancangan system.
Implementation prototyping, lanjutan dari rancangan protipe, dimana jenis ini langsung disusun sebagai suatu system
PROTOTYPE KATEGORI DASAR
Proof-of-Prinsip Prototype (Model)
Formulir Studi Prototype (Model)
Pengalaman Pengguna Prototype (Model)
Visual Prototype (Model)
Fungsional Prototype (Model)
Proof-of-Prinsip Prototype (Model)
Formulir Studi Prototype (Model)
Pengalaman Pengguna Prototype (Model)
Visual Prototype (Model)
Fungsional Prototype (Model)
TAHAPAN PROTOTYPING
Identifikasi kebutuhan user
Membuat prototype
Menguji prototype
Memperbaiki prototype bila terdapat kekurangan
Mengembangkan versi produk
Identifikasi kebutuhan user
Membuat prototype
Menguji prototype
Memperbaiki prototype bila terdapat kekurangan
Mengembangkan versi produk
KEUNGGULAN PROTOTYPING
Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan CLIENT
Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan
Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem
Lebih menghemat waktu
Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.
FUNGSI PROTOTYPING
Dapat memberikan bukti konsep yang diperlukan untuk menarik dana
Biaya Efektif
Meningkatkan keepatan pengembangan sistem
Membantu mengidentifikasi masalah
Berbagai aspek dapat diuji dan cepat mendapat feedback
Memberikan produk kualitas terbaik
DESAIN PROTOTYPING
Verbal Prototipe, deskripsi tekstual dengan aneka pilihan dan hasil
Paper Mock-ups, sketsa screen design dan print-out screen design
Interaksi Sketsa, penyusunan sketsa interaktif dengan tulisan tangan
Working Prototipe, interaktif dan implementasi kerangkaAda 3 bentuk working prototype antara lain :
Vertical Prototype, kemampuan sistem hanya ditampilkan sebagian
Horizontal Prototype, semua interface ditampilkan tetapi kemampuannya tidak ditampilkan
Scenario Prototype, hanya menampilkan sebagian fitur dan fungsi
Komentar
Posting Komentar